Analisaaceh.com, ACEH TENGAH | Kejaksaan Negeri Aceh Tengah (Kejari) musnahkan sejumlah barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) terhitung April hingga Agustus 2019.
Barang bukti yang dimusnahkan itu terdiri dari 5000 bungkus Rokok Ilegal merek Luffman, Narkotika jenis sabu dan ganja , Jerigen, Baju dan kasur.
“Ini semua tindak pidana umum yang telah memiliki hukum tetap, mulai dari pemusnahan Rokok illegal yang tidak memiliki ijin edar tanpa peringatan kepada pengguna, Narkotika jenis sabu dan ganja, perkara pencabulan dan perkara minyak illegal,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh tengah Nislianudin, Selasa (03/09/2019).
Lebih lanjut kata Kajari, sebagian perkara, ada yang baru saja diputuskan, seperti kasus rokok illegal dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan kasus narkotika. Begitupun kasus pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Bintang beberapa bulan yang lalu.
“Ada yang baru inkracht , dan ada yang telah menjalani hukuman, semua barang buktinya kita musnahkan dengan cara dibakar,” jelas Nislianudin.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli menegaskan pentingnya optimalisasi peran…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh membantah keras informasi yang beredar di media sosial terkait…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Keadaan ketenagakerjaan di Aceh pada Februari 2026 menunjukkan adanya peningkatan jumlah…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli secara resmi menyerahkan Surat…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh menyampaikan sejumlah rekomendasi…
Komentar