Categories: NEWS

Komisi B DPRK Bersama Mahasiswa Agara Sidak Sejumlah Kios Pupuk

Analisaaceh.com, Kutacane | Menyikapi kelangkaan pupuk di Kabupaten Aceh Tenggara, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara menugaskan Komisi B untuk melakukan sidak ke toko penjualan pupuk di Kabupaten setempat, Kamis (17/10/2019).

Anggota Komisi B DPRK Aceh Tenggara, Tomi Selian dari Partai PKB mengatakan, sidak terhadap toko dan kios-kios penjualan tersebut dilakukan di beberapa titik, dan didampingi oleh sejumlah mahasiswa.

“Ini menyikapi masalah harga pupuk yang melambung, selain itu juga masalah penjualan menggunakan metode gandeng antar Urea bersubsidi dengan NPK PIM,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tomi mengapresiasi para mahasiswa yang telah mendukung dan menyikapi masalah tersebut.

Dari sidak tersebut lanjut Tomi, kelangkaan pupuk dikarenakan adanya pengurangan pupuk secara nasional. Sementara masalah perihal gandeng dalam pembelian pupuk tersebut, karena pihak distributor menganjurkan kepada kios untuk menebus pupuk NPK PIM (Non Subsisdi). Apabila tidak ditebus maka pupuk Urea subsidi juga tidak diperbolehkan untuk ditebus.

Sedangkan masalah harga, yang dijual pihak kios untuk 1 sak pupuk urea itu sebesar Rp.100.000 dan digandengan dengan 4 kg NPK PIM Rp.40.000. Sehingga masyarakat harus membayar 140.000 untuk 1 sak urea dan NPK PIM.

“Oleh karena itu, kami Komisi B akan menindak lanjuti masalah ini sampai ke PIM,” kata Tomi.

Tomi berharap, kiranya pihak PIM dan distributor jangan membuat kebijakan yang dapat merugikan masyarakat. Begitu juga pihak Dinas Pertanian agar mengevaluasi kembali data yang sudah ada, guna tersalurnya pupuk tersebut tepat sasaran.

“Karena mengingat Aceh Tenggara didominasi pertanian sebagai mata pencaharian masyarakat, dan harus dapat perhatian khusus dari Pemda setempat,” tutup Tomi.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Zaman Akli Minta Data Penerima Bansos Abdya Harus Akurat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli menegaskan pentingnya optimalisasi peran…

22 jam ago

Jubir Pemerintah Aceh Tegaskan Isu Catut Nama Mualem Dukung Demonstran adalah Hoaks

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh membantah keras informasi yang beredar di media sosial terkait…

22 jam ago

BPS Catat Pengangguran Aceh Meningkat 7.430 Orang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Keadaan ketenagakerjaan di Aceh pada Februari 2026 menunjukkan adanya peningkatan jumlah…

23 jam ago

Zaman Akli Serahkan SK kepada 66 PNS Formasi 2024

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli secara resmi menyerahkan Surat…

23 jam ago

1.934 Manuskrip Jadi Bahan Kajian Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan…

23 jam ago

Komisi IV DPRK Banda Aceh Minta Audit Seluruh Daycare

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh menyampaikan sejumlah rekomendasi…

23 jam ago