Categories: NEWS

Listrik Padam, Nelayan Lampulo Terhenti Melaut

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Krisis listrik yang melanda Banda Aceh sejak beberapa hari terakhir berdampak langsung pada aktivitas nelayan di kawasan Lampulo.

Pemadaman berkepanjangan membuat produksi es balok terhenti dan mengganggu penyimpanan hasil tangkapan ikan.

Iqbal, produsen es balok di Lampulo, mengaku sudah tiga hari tidak dapat memproduksi es yang biasanya digunakan nelayan untuk menjaga kesegaran ikan. Dalam kondisi normal, ia mampu memproduksi ratusan balok es per hari dengan harga jual Rp25 ribu per balok.

Namun akibat tidak adanya pasokan listrik, stok es menjadi sangat terbatas. Sisa es yang tersedia terpaksa dijual dengan harga hingga Rp100 ribu per balok.

“Karena tidak ada listrik, kami hanya bisa menjual sisa-sisa stok dengan harga Rp100 ribu per balok,” ujar Iqbal kepada analisaaceh.com, Sabtu (13/12/2025).

Keterbatasan es tersebut membuat nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut. Tanpa es, ikan hasil tangkapan berisiko cepat membusuk. Iqbal memperkirakan kerugian nelayan bisa mencapai ratusan juta rupiah karena tidak dapat beroperasi.

Ia berharap pasokan listrik segera kembali normal agar kegiatan nelayan dan produsen es dapat berjalan seperti biasa.

“Kalau listrik normal, semua aktivitas ikut pulih. Nelayan juga tidak merugi seperti sekarang,” katanya.

Sementara itu, pedagang ikan di Lampulo, Adi, membenarkan bahwa stok ikan di pasar saat ini telah habis. Menurutnya, nelayan tidak dapat melaut karena tidak tersedianya es untuk menjaga kesegaran ikan.

“Harga ikan masih normal, tidak ada kenaikan. Hanya saja stok sudah kosong,” ujarnya.

Hingga kini, para pelaku usaha di sektor perikanan Lampulo berharap pemulihan listrik dapat segera dilakukan agar mata pencaharian mereka kembali berjalan.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Ratusan Warga Beutong Ateuh Tegas Tolak Tambang

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ratusan masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, menyuarakan penolakan…

7 jam ago

RSUD-TP Abdya Targetkan Rekam Medis Elektronik Agustus 2026

Analisaaceh.com, Blangpidie | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya…

7 jam ago

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, Kasus HFRS di Indonesia Naik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus Hanta menyusul…

7 jam ago

RSUD-TP Abdya Perkuat Mutu Pelayanan Jelang Akreditasi 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya…

7 jam ago

Mahasiswa Bertahan Hingga Malam di Kantor Gubernur Aceh, Tunggu Gubernur Temui Massa

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Massa aksi dari Aliansi Mahasiswa Aceh masih bertahan di halaman Kantor…

1 hari ago

Polda Aceh Proses Hukum Penyebar Fitnah Sekda Nasir

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Penyidik Unit Siber Polda Aceh menetapkan seorang pria berinisial J sebagai…

1 hari ago