penetapan tersangka, foto: Humas
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Satreskrim Polresta Banda Aceh menetapkan seorang perempuan berinisial DS (24) sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap balita yang terjadi di sebuah tempat penitipan anak di Banda Aceh.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Rabu (29/4/2026). Hingga kini, proses pendalaman masih terus berlangsung untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasatreskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, sejauh ini baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Penetapan ini dilakukan setelah penyidikan dan gelar perkara. Saat ini baru satu tersangka, yaitu DS (24),” ujar Dizha.
Ia menambahkan, gelar perkara masih berlanjut untuk mendalami kemungkinan adanya peristiwa lain maupun keterlibatan pihak lain.
“Jika nantinya ditemukan tersangka lain, akan kami sampaikan kembali kepada masyarakat,” katanya.
Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya enam orang saksi yang terdiri dari pihak yayasan dan para pengasuh.
Kasus tersebut mencuat setelah beredarnya rekaman CCTV di media sosial yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap seorang balita berusia sekitar 16 bulan di tempat penitipan anak tersebut.
Dalam rekaman itu, korban tampak mengalami perlakuan kasar saat disuapi, hingga diduga dibanting dan ditarik telinganya oleh pelaku.
Polisi mengungkap, dugaan penganiayaan terjadi lebih dari satu kali, yakni pada 24 dan 27 April 2026.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp72 juta.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…
Komentar