Categories: NEWS

Polda Aceh Amankan 42 Kg Sabu dan 16,2 Ton Ganja, Satu Orang Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Ditresnarkoba Polda Aceh menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional, Indonesia – Malaysia sebanyak 42 Kg sabu dan ganja seberat 25 Kg. Selain itu, Polisi juga menemukan ladang ganja seluas 10 hektar dengan barang bukti 16,2 ton.

Ganja dalam jumlah besar tersebut ditemukan dari tiga lokasi yaitu Lamteuba Kabupaten Aceh Besar, Sawang Kabupaten Aceh Utara dan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Sementara narkotika jenis sabu diamankan di wilayah pesisir Aceh Timur.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar mengatakan, pengungkapan pertama dilakukan pada Sabtu 21 Januari 2023 di dua lokasi ladang ganja seluas 5 hektar di kecamatan Lamteuba, Aceh Besar. Barang bukti yang ditemukan yaitu 10.070 Kg ganja.

Kemudian di TKP kedua, ditemukan ladang ganja di Desa Jurong, Kecamatan Sawang pada minggu 22 Januari 2023, seluas 2 hektar dan barang bukti ganja kering seberat 1,2 ton.

“Di sini turut kita amankan seoraang tersangka berinisial Y (35),” ujar Kapolda Aceh dalam konferensi pers, Kamis (2/2/2023).

Kemudian lokasi ketiga, Polisi menemukan 3 hektar ladang ganja di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues pada Minggu 22 Januari 2023. Petugas mengamankan barang bukti 5 ton ganja basah, 10 Kg ganja kering dan 2 set alat press ganja.

Di lokasi keempat, Polisi mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat 42 Kg pada Kamis 26 Januari 2023 dari sindikat internasional Malaysia – Indonesia di pantai kecamatan Pandawa Kabupaten Aceh Timur.

“Dalam pengungkapan ini, dua orang tersangka melarikan diri dan sudah diketahui identitas yang kini jadi DPO,” jelasnya.

Dua orang DPO tersebut, kata Kapolda, berlayar menggunakan kapal di pesisir pantai Pandawa Aceh Timur. Namun begitu mengetahui adanya anggota kepolisian, keduanya langsung melarikan diri.

Untuk tersangka ganja, kata Kapolda, Pasal yang dikenakan yaitu Pasal 111 Ayat 2 Subsider Pasal 115 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

“Untuk pelaku sabu dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Subsider 112 Ayat 2 jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 6 tahun dan maksimal hukuman mati,” pungkasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Sempat Kabur ke Aceh Jaya, Tim Tabur Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…

24 jam ago

USK dan Badan Keahlian DPR RI Teken MoU, Bahas Penguatan Pengawas Sistem Merit ASN

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik…

1 hari ago

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

2 hari ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

2 hari ago

SBA: Peningkatan Permintaan Sebabkan Stok Semen di Sejumlah Titik Distribusi Cepat Terserap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menyatakan peningkatan permintaan di sejumlah wilayah…

2 hari ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

2 hari ago