Categories: ACEH UTARANEWS

Tersangka Penembakan Eks Kombatan GAM di Aceh Utara Jadi Tiga Orang

Analisaaceh.com, Lhoksukon | Tersangka kasus pembunuhan M. Yusuf (46) menggunakan senjata angin di Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Aceh Utara beberapa waktu lalu bertambah jadi tiga orang.

Ketiganya yaitu AL (25) yang merupakan pelaku utama dan AM serta FR. Ketiga tersangka memilki peran yang berbeda dalam melakukan rangkaian kegiatan pembunuhan mengunakan senapan angin laras panjang terhadap M.Yusuf.

Baca: Mantan Kombatan GAM di Aceh Utara Tewas Ditembak

Kapolres Aceh Utara, AKBP Riza Faisal melalui Kasat Reskrim IPTU Noca Tryanato mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi yang diperiksa, meguatkan bahwa pelaku utama berinisial AL yang saat kejadian ia juga berada di seputar lokasi ditemukan M. Yusuf.

“AL berhasil diamankan oleh Tim opsnal Satreskrim Polres Aceh Utara di simpang Lambaro, Aceh Besar pada Kamis 3 Maret 2022 sekira pukul 05.00 WIB saat hendak melarikan diri mengunakan mobil angkutan umum L300″, kata Iptu Noca, Jum’at (4/3)2022).

Baca: Pelaku Pembunuhan Mantan Kombatan GAM Aceh Utara Ditangkap di Aceh Besar

Sementara tersangka kedua yakni AM merupakan abang kandung pelaku utama. Tersangka diamankan pada Rabu, 2 Maret 2022 sekitar pukul 22.30 WIB di rumahnya Gampong Alue Ngom, Kecamatan Nibong.

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Aceh Utara, kata Kasat Reskrim, didapati tersangka ketiga yang berinisial F. Ia diamankan pada Kamis 3 Maret 2022 sekitar pukul 16:30 WIB.

Baca: Kronologis dan Motif Penembakan Mantan Kombatan GAM di Aceh Utara

“FR diamankan juga saat sedang berada di rumahnya, Gampong Alue Ngom Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara,” kata Iptu Noca.

Peran pelaku utama AL bedasarkan informasi yang diperoleh petugas mutlak sebagai pelaku penembakan terhadap korban, kegiatan itu dibantu oleh FR dan senapan yang digunakan juga merupakan kepemilikkan FR.

Usai melakukan penembakan, pelaku utama langsung diberikan baju serta uang kurang lebih senilai Rp2 juta oleh AM, (Diketahui Keluarga) untuk mengamankan diri sampai keadaan kondusif.

Baca: Pembunuhan di Aceh Utara, Polisi: Murni Karena Sakit Hati, Tidak Ada Kaitan dengan Politik

“Tapi alhamdulillah bedasarkan kerjasama semua pihak kita berhasil mengamankan para tersangka dan untuk sampai sekarang masih dalam proses penyidikan lebih lanjut”, sebut Kasat Reskrim.

Editor : Nafrizal
Rubrik : ACEH UTARA
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Gubernur Aceh Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 1 Diberangkatkan dari Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh, yang akrab disapa Mualem, secara resmi melepas keberangkatan Kloter…

14 jam ago

Ngopi Saat Jam Kerja, Sejumlah ASN Abdya Ditertibkan Satpol PP

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) intensifkan…

14 jam ago

RSUD-TP Abdya Tegaskan JKA Desil 8-10 Tak Berlaku, Pasien Gawat Darurat Tetap Prioritas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)…

14 jam ago

Kolaborasi MAA–Cabdin, Mulok Budaya Aceh Kembali Diterapkan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengajak Cabang Dinas…

14 jam ago

71 Titik Huntap Siap Bangun, Pemda Diminta Bereskan Lahan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Aceh.…

14 jam ago

DLH Abdya Susun RPPEG untuk Lindungi Ekosistem Gambut

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)…

14 jam ago