Categories: NEWS

USK Akan Sanksi Mahasiswa yang Terlibat Bentrok Hingga Fasilitas Kampus Rusak

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) akan memberikan sanksi kepada pelaku perusakan fasilitas kampus dalam peristiwa penyerangan oleh sekelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik terhadap gedung Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Pertanian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (12/10) yang menyebabkan sejumlah fasilitas rusak dan bahkan tiga orang mengalami luka-luka.

“Apapun alasannya tindakan penyerangan seperti ini tidak dapat dibenarkan. Apalagi pelakunya adalah mahasiswa yang semestinya turut bertanggung jawab menjaga fasilitas kampus,” kata Wakil Rektor I USK Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si, Jum’at (14/10).

Meskipun demikian, keputusan sanksi tersebut baru akan dibahas setelah pihak kepolisian melakukan proses penyelidikan terhadap kasus ini. “Tentu kita harus tegas untuk hal-hal seperti ini. Karena bagaimanapun juga perilaku anarkis seperti itu harus ditindak tegas dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Pertanian dan Teknik USK Tawuran, Sejumlah Fasilitas Rusak

Pro Agussabti mengatakan bahwa pimpinan universitas akan mencermati kembali akar permasalahan itu sebaik mungkin. Sebab sanksi yang diberikan nantinya juga akan diberikan kepada pihak yang turut memicu terjadi permasalahan.

“Jadi kita ingin memberikan rasa keadilan kepada semua pihak. Karena tidak mungkin penyerangan ini terjadi begitu saja,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Rektor III USK Prof. Dr. Mustanir, M.Sc mengatakan, pemberian sanksi tersebut merupakan bentuk pembelajaran agar masalah serupa tidak terulang lagi.

Ia menilai bahwa permasalahan itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pimpinan dan seluruh dosen universitas. Sebab tindakan penyerangan yang dilakukan mahasiswa merupakan bentuk dari kegagalan dalam transfer nilai.

“Kejadian ini menjadi catatan tersendiri untuk bahan evaluasi bagi kami, agar proses pembinaan di lingkungan kampus ini semakin baik, dan peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” ucapnya.

Baca Juga: KPK Geledah Ruang Rektor USK, Ini Barang Bukti yang Diamankan

Sebelumnya Biro Kemahasiswaan USK sudah berupaya melakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, di antaranya dengan mengajak kedua belah pihak duduk bersama. Namun upaya mediasi itu belum berhasil dan tanpa diduga terjadi penyerangan.

“Maka kita mengharapkan agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi,” ujar Mustanir.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Residivis Spesialis Pencurian Warkop di Banda Aceh Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang residivis pencurian berinisial SU (47), warga Gampong Beurawe, ditangkap Unit…

9 jam ago

Bawa 17,8 Kg Ganja, Mahasiswa Ditangkap di Aceh Tenggara

Analisaaceh.com, Kutacane | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara menangkap seorang mahasiswa berinisial AN…

9 jam ago

Polisi Klarifikasi Dugaan Kasus di Warkop Muda Kopi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh memberikan klarifikasi terkait beredarnya narasi di media online…

9 jam ago

Aniaya IRT Saat Cekcok, Petani di Nagan Raya Ditangkap

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Seorang petani berinisial AB (42) warga Gampong Simpang Peut, Kecamatan Kuala,…

1 hari ago

Tabrakan Tragis di Abdya, Pengemudi Becak Tewas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang pria bernama Rizki Wahyudi warga Gampong Pante Rakyat Kecamatan Babahrot Kabupaten…

1 hari ago

71 Pejabat dan 53 Kepsek Abdya Resmi Dilantik

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli kembali melantik ratusan pejabat…

2 hari ago