Wali Kota Ajak Aparatur dan Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk Online

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pada tahun ini, BPS akan melakukan Sensus Penduduk 2020 (SP2020). SP2020 ini merupakan penyelenggaraan kegiatan pendataan lengkap seluruh penduduk Indonesia yang ketujuh sejak tahun 1961 yang bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, persebaran, dan karakteristik penduduk Indonesia sebagai dasar dalam menetapkan perencanaan dan kebijakan pemerintah.

Mengingat pentingnya data kependudukan hasil sensus penduduk ini, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengintruksikan para kepala Dinas, para Camat dan seluruh ASN serta aparat gampong di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyukseskan Sensus Penduduk Online/Mandiri tersebut.

Wali Kota meminta semua pihak dapat memberikan dukungan kepada para petugas saat kegiatan sensus dilakukan. Ada beberapa poin intruksi Wali Kota, yakni meminta penyebarluasan informasi mengenai SP2020 di berbagai kesempatan dan media, seperti forum masyarakat dan termasuk menginformasikan lewat grup-grup Whats App, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Sensus Penduduk Online dan membantu petugas pada pelaksanaan sensus nantinya.

“Pelaksanaan SP2020 ini sangat memerlukan sentuhan dan keterlibatan kita semua, terutama para pemangku kepentingan dan seluruh aparat gampong. Karenanya Saya menginstruksikan para kepala Dinas, para Camat dan seluruh ASN serta aparat gampong untuk menyukseskan program ini,” ujar Wali Kota saat melakukan pertemuan dengan Kepala BPS Kota Banda Aceh, Rusmadi, Selasa (11/2/2020) di Balai Kota.

Kata Aminullah, hasil SP 2020 ini nantinya akan dijadikan dasar perumusan kebijakan perencanaan pembangunan kota Banda Aceh.

Lanjutnya, dengan mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur, pendidikan yang ditamatkan, maka pemerintah baik Pusat maupun Daerah bisa memperoleh gambaran tentang kebutuhan suatu wilayah.

“Harapan Saya agar semua elemen dapat berpartisipasi secara aktif dan mendukung sepenuhnya SP2020 demi kemajuan negara kita Indonesia,” harap Wali Kota.

Kepala BPS Kota Banda Aceh, Rusmadi didampingi Kasi tatistik Sosial, Ditalia menyampaikan pada pelaksanaan SP2020, BPS melakukan inovasi dan pembaruan metode dibandingkan enam sensus penduduk sebelumnya, yaitu menggunakan metode kombinasi, dengan menggunakan data administrasi kependudukan (adminduk) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, sebagai data dasar untuk pendataan penduduk secara lengkap dan memanfaatkan berbagai jenis pengumpulan data yang menggunakan gadget. Inovasi ini dilakukan untuk menghadapi tantangan dinamika kependudukan yang terjadi selama 10 tahun terakhir.

Katanya, SP2020 akan dilaksanakan dalam dua periode, yakni periode pertama melakukan Sensus Penduduk Online/mandiri, yaitu seluruh penduduk Indonesia dapat secara aktif mengisikan data kependudukannya secara mandiri melalui halaman website sensus.bps.go.id mulai 15 Februari s/d 31 Maret 2020.

Pada periode kedua, dilakukan verifikasi dan pencacahan lapangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 s/d 31 Juli 2020. Sebelum dilakukan pencacahan lapangan akan dilakukan verifikasi lapangan.

Pada kegiatan verifikasi lapangan, petugas sensus akan melakukan pengecekan keberadaan penduduk berdasarkan daftar penduduk, pengecekan ke lapangan, dan penyisiran bersama kepala dusun. Sementara pada tahap pencacahan, petugas sensus mendata penduduk yang belum melakukan Sensus Penduduk Online

Editor : Rizha
Rubrik : BANDA ACEH
Komentar
Artikulli paraprakSeluruh Aset Aceh di Jakarta Telah Bersertifikat, BPPA: Sesuai Amanah Plt Gubernur Aceh
Artikulli tjetërPemerintah Aceh Pindahkan Lokasi Posko Informasi Masyarakat Aceh di Wuhan