Warga Bener Meriah Temukan Dua Mortir, Diduga Peninggalan Masa Penjajahan

Dua buah benda diduga mortir tertimbun di dalam tanah di Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah, Senin (9/1/2023). Foto: Ist.

Analisaaceh.com, Redelong | Warga Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah, menemukan dua buah benda diduga mortir tertimbun di dalam tanah.

Benda tersebut ditemukan oleh Azhari (47) saat sedang membersihkan perkarangan belakang rumahnya untuk menanam pohon Keladi pada Senin (9/1/2023) sore.

“Benda itu ditemukan oleh seorang warga yang sedang membersihkan pekarangan belakang rumah sekitar pukul 17.00 WIB, saat warga mencangkul hendak menanam pohon Keladi, terlihat ada dua buah benda yang diduga bahan peledak jenis mortir,” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto, Selasa (10/1).

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pintu Rime Gayo untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Dari pengamatan petugas, benda yang diduga bahan peledak jenis mortir tersebut berukuran diameter 15 cm dengan berat 1 kg. Benda itu diduga peninggalan masa penjajahan Belanda.

“Untuk saat ini dua buah benda yang diduga bahan peledak jenis mortir tersebut telah diamankan di TKP,” ungkap Indra Novianto

Editor : Nafrizal
Rubrik : BENER MERIAH
Komentar
Artikulli paraprakDemo Emak-emak Terkait BBM di DPRA, Komisi II Nilai Tuntutan Massa Tak Tepat
Artikulli tjetër4 Tahun Warga Aceh Timur Tercemar Limbah PT Medco, WALHI Harap Presiden Turun Tangan